[English] Kekeliruan Dalam Berbahasa Inggris#Part3


Bismillaahirrahmaanirrahiim..

Assalaamu’alaykum..wrh.wbr.

Well, udah lama sekali rasanya ga menyapa, sampai ada yang protes padaku bahwa aku ga update. Hehe. Very well, aku ga akan membela diri ~bahwa aku baru udah UAS dan masih ada susulan~, suatu masalahku bahwa aku selalu harus menunggu mood dan ide datang, hehe. :mrgreen: *curhat dikit siapa tau ada yang bisa kasih saran, 😛

Kali ini seperti yang sudah kamu tebak, mirip dengan materi Kekeliruan dalam Berbahasa Inggris bagian pertama dan kedua, cuma agak berat jelasinnya, aku mengajak pembaca membahas kekeliruan lainnya. Mungkin ini yang terakhir untuk kekeliruan umum. Susah bikinnya dan takut-takut salah ^^’. Tapi sebelum kita lanjut, aku ingin menjawab pertanyaan yang mungkin juga muncul di benak teman-teman sekalian.

Uhm, kenapa sih isinya hanya “kritikan” dan “koreksian”? Nah, loh, pertama kali mendengarnya aku juga bingung, hehe. Tapi setelah aku pikir, dari kekeliruanlah orang akan lebih ingat, lebih ngena gitu. Kalau aku sih sekali disalahkan biasanya lebih ingat dan hati-hati. Lagi pula, selain aku belum menemukan cara bagaimana menyampaikan materi segunung itu, aku juga belum menemukan cara gimana bikin bahasa Inggris asyik. Jadi aku bikin yang sederhana saja, hehe.

Okay langsung saja nih, aku mencari ide dengan berpikir keras, dan nyari2 status orang, papan jalan, banyak deh, hehe.. 😆 mari kita simak ^^b

Kekeliruan dalam Berbahasa Inggris (Bagian Ketiga)

I agree so much, bukan I’m very agree

Dulu waktu SMA aku suka nonton latihan debating, aku dengar kakak-kakak yang lagi latihan mengatakan “I’m agree”, “I very very very disagree”. Awalnya aku tidak merasa aneh sih, tapi kemudian aku dengar guruku mengatakan “Wah, bukan begitu. Yang benar I agree so much. Ingat-ingat aja I love you so much. Ga ada I very love you, kan?”

Oh, iya juga ya, kupikir. Berarti di zaman itu aku sudah keliru selama kurang lebih 5 tahun  belajar bahasa Inggris. ^^’ Saat itu aku cuma menurut aja, tapi kemudian aku menyadarinya. Dalam bahasa Inggris, cara mengungkapkan “kesangatan” atau “keseungguhan” akan apa yang dilakukan untuk verb (kata kerja) dan jenis kata lainnya (kata sifat) itu berbeda.

Menyatakan kesangatan (maaf aku ga tau bahasanya hehe) untuk kata kerja, kita gunakan “so much”, “much”, “very much”, dll setelah kata kerja (verb) atau objek yang mengikuti kata kerja. Atau dengan menyisipkan “really” setelah subjek (bukan selalu sebelum verb). Sedangkan untuk kata sifat, kita taroh very sebelum kata sifat ~atau artikel yang mendahuluinya~ atau really setelah subjek.

Contoh:

  • I agree so much, bukan I’m very agree.
  • It’s a very big mistake, bukan it big mistake much.
  • Ian loves Brittany so much, bukan Ian very loves Brittany.

Adapun penjelasan mengenai kata “really” adalah: Really yang berada sebelum kata sifat atau benda bisa berbeda arti dengan really yang dipasang setelah subjek. Hal ini akan terlihat gamblang dalam kalimat negatif.

Untuk lebih jelasnya, kita simak contoh-contoh pilihan:

  • I don’t really know (Aku tidak begitu tau).
  • Theo really doesn’t understand me (Tio sungguh tak mengerti aku). 😦
  • It’s really a big house 😯 (ini benar-benar rumah yang besar).
  • It is really not fair 😡 (Ini benar-benar tidak adil).
  • It is not really fare 😐 (ini tidak benar-benar adil).
  • You are not really stupid anymore (kau tidak begitu bodoh lagi). 😎

So, you got it? 😀

I will always love you, bukan I will always loving you

Aku lihat di status orang, “I’m with u, I will always loving you”. Nah, aku sebenarnya ragu-ragu 20% juga (yakin 80%), ini bener ga sih bahasanya? Setelah lama menjelajahi kamus dan buku-buku, aku yakin 98 % (2 nya pada kepercayaan pembaca :lol:) kalau ini keliru.. Dalam bahasa Inggris, kata “will” untuk simple future tense dan past future tense dalam kalimat positif selalu diikuti kata kerja atau adverb (keterangan) yang menyandingnya, di mana kata kerja itu selalu bentuk pertama tanpa ditambah “ing” dan tidak pula jadi bentuk kedua. Makanya kalimat “I will always loving you” itu keliru, guys. Setelah kata “will” kan ada adverb “always”, dan ada verb “love”-ing. Seperti penjelasanku, yang keliru adalah pada verb nya. Sebab verb dalam simple and past future tense tidak pernah dalam bentuk verb-ing.

Untuk lebih jelasnya mari kita mampir sebentar ke contoh:

  • I will never be back to work. Bukan I will never being back to work.
  • We shall do it for Sam. Bukan we shall doing it for Sam.
  • I will wait here forever atau I will be waiting here forever. Bukan I will waiting here forever.
  • Joe will pay for tuition soon. Bukan Joe will paid for tuition soon.

Thanks, bukan Thank’s

Ini nih, sering banget aku lihat di mana-mana, di status, pengumuman, papan jalan, bahkan iklan juga keliru terhadap kata sarat makna ini. Dalam bahasa Inggris kita bisa menyampaikan terima kasih dalam berbagai cara. Contohnya yang aku tahu: I thank you, Thank you, Cheers, Thanks dan bukan thank’s.

You know friends, “thanks” dan “thank’s” sangat berbeda. Kalau thanks artinya terima kasih, maka thank’s bisa kukatakan artinya “kepunyaan thank”. Hehe lucu ya. Tapi memang benar begitu, kalau kita ingin mengatakan “ini kepunyaan fi”, maka jadinya “this is fi’s” ya kan? 😉

Contoh nih:

  • Thank you very much you’ve made me wait all day :mad:. (Thank di sini adalah bentuk kata kerja)
  • Simon really thanks Eleanor for saving him from death. (Thanks di sini adalah bentuk kata kerja
    “berterima kasih” untuk orang ketiga tunggal dalam present tense, di mana verb1+s/es).
  • Oh, you give me birthday present again, thanks. (Thanks di sini adalah bentuk “terima kasih” yang berupa ungkapan/expression).
  • Claire gives a bunch of thanks to Lana. (Thanks di sini adalah kata benda “rasa terima kasih”).

Sebagai penjelasan tambahan, ~setahuku~ sebenarnya “thank you” itu berasal dari “I thank you”, cuma kata “I” semacam “omitted”. Begitu juga dengan beberapa kalimat yang subjeknya “Aku” seperti “I love you” jadi “love you”, “I miss you” jadi “miss u”. Kalimat perintah juga begitu, sebenarnya ada “you” di depannya, misalnya “grab it!” dari “you grab it!”, “read that book!” dari “you read that book!”.

^^

I’m bored, bukan I’m boring

Sebenarnya sih dua kalimat di atas sama-sama ga salah, cuma yang pertama lebih benar. Kalau sasarannya sesuai. ^^v. Kalau kita mau bilang, “Aku bosan”, kalimatnya pas yang pertama. Tapi kalau kita nyatakan dengan “I’m boring” itu berarti kita bilang “Aku membosankan”. Hoho.

Penjelasannya begini, guys. Dalam bahasa Inggris kita kenal istilah “past participle” dan “present participle”. Participle itu menyatakan karakter dari kata kerja atau kata sifat yang kita sebutkan dalam kalimat. Past participle digunakan untuk menyatakan subjek yang mengalami sesuatu (pasif), karakternya tidak progresif. Sedangkan present participle digunakan untuk menyatakan subjek yang mengerjakan atau memberikan sesuatu (aktif), karakternya progresif. Gampangnya kalau yang past itu pake bentuk past (+ed, +d, +n, +t) dan menyatakan keadaan ke dalam subjek, sedangkan yang present pake gerund (+ing) dan menyatakan keadaan ke luar subjek.

Susah juga ya jelasinnya. ^^’ aku sudah berpikir keras..

Kita simak contoh saja, hehe:

  • I’m interested in this job -> menyatakan keadaan dalam aku yang tertarik.
  • I’m interesting -> menyatakan keadaan aku yang menarik “luar” dari aku.
  • Louise is scared of the deadly hallows -> Louise nya ketakutan.
  • You Know Who is scaring everyone in Private Drive -> di sini “Kau Tau Siapa” yang menakutkan.

Semoga paham ya..v^^

Nah, sampai di sini kekeliruan dalam bahasa Inggris. Kapan-kapan kita sambung lagi. Terima  kasih ya sudah banyak membaca.. v^^ Semoga tulisanku  bermanfaat, aamiin. Correct me if I wrongly explained. Thanks. 😎

Wassalaamu’laykum..wrh..wbr..

Kekeliruan lainnya :

Keempat, kelima, dan keenam 😆

32 thoughts on “[English] Kekeliruan Dalam Berbahasa Inggris#Part3

  1. Subhanallah , ngga nyangka Allah menuntun saya kemari untuk belajar. Alhamdulillah , terimakasih atas artikelnya

  2. hey hey, keren banget tulisan mu 😀 pinter bingit, oh ya? boleh jadi temen facebook ga? biar banyak sharing nya? oh ya kamu kuliah jurusan bhs inggris? maap ya bnyak nanya.

    u,u

Terima kasih atas komentar antum. :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s