[Renungan + Tips] Pingin Cantik? Pingin Tampan? Baca Ini Dulu


Bismilllaahirrahmaanirrahiim.

Assalaamu’alaykum.wrh.wbr.

Pingin cantik? Seanggun Oki Setiana Dewi?

Tidak susah kok ^^. Toh semua wanita ditakdirkan cantik. 😉

Pingin tampan? Secakep Maher Zain?

Tidak susah kok ^^. Toh semua lelaki ditakdirkan tampan. 😉

Aku dapat saran, “sekali-kali isi blognya tentang ikhwan, dong?”. Wkwkwk. Iya ya, aku bawaannya feminine terus tulisannya. -.- Semoga postingan kali ini manfaatnya bisa lebih universal dan membantu untuk akhwat (saudari) dan ikhwan (saudara) sekalian. Aamiin. ^^b

Sepanjang pengalaman hidupku, dengan melihat dan mengamati orang-orang di sekitarku, banyak yang kulihat suangaaat cantik. Juga lumayan tampan. (Yang sangat tampan suamiku nanti, dan ayahku yang memang tampan. 😆 )

Nih sedikit tips dariku, untuk yang pingin tampil cantik—ikhwan ga perlu baca—hehe :

–    Bersihkan muka dengan air wudhu. Wudhu 5-6 kali sehari dah cukup membersihkan muka kita. ^^ Kalau mau pake pembersih muka, jangan terlalu banyak, dan sesuaikan dengan apa yang mau diatasi. Kalau mau putih, mau hilangin jerawat, kulit berminyak, itu ada produk masing-masing. Kalau aku hanya satu pembersih muka, tidak pake pelembab atau semacamnya. Selain mahal juga lebih baik pake air wudhu. ^^v Ingat, loh, yang cantik itu ga selalu bersih, tp yang bersih insya ALLAH cantik. ^^

–    Percantik muka dengan senyum (tapi bukan untuk diperlihatkan dengan lawan jenis. Hehe), bukan dengan behel gigi. -.- Menurutku, ya. Menggunakan behel itu kurang baik, ukhti. Selain agama tidak menyarankan, juga gigi asli kita dah yang terbaik diciptakan ALLAH. 😉 Menurut yang aku baca, tidak ada kesan “cute” atau apa di balik kawat-kawat gigi itu, termasuk yang ada bunga-bunganya. Apalagi kalau tujuannya untuk menarik perhatian pria.

–    Kalau mau suara agak merduan (tapi bukan juga untuk diperlihatkan dengan lawan jenis, ya. Hoho), rajin-rajin ngaji. Menurutku, mengaji dengan makhraj pas dan tajwid ngena, lagunya enak pula, akan sangat melatih hati dan pikiran kita menyampaikan kata-kata yang baik saja. Wanita yang rajin mengaji lewat auranya akan sangat terlihat berbeda dari cara bicaranya. Percaya, deh. 😉 Aku pernah dengar dari guru ngajiku, siapapun yang rajin membaca Alquran dengan hati yang tulus dan ikhlas, perkataannya akan terjaga dan ALLAH akan menjaganya.

–    Kalau lagi ada “tamu”, untuk mengurangi bau badan, jangan menggunakan pakaian yang tidak melepas panas. Misalnya bahan sintetik. Gunakan pakaian yang menyerap panas seperti kain atau katun. Juga rajin-rajin mandi (ingat loh, kebersihan sebagian dari iman, hehe). Badan perempuan yang sedang masa itu akan berkeringat lebih banyak. Tidak perlu pakai parfum berlebihan, wanginya hanya menarik perhatian pria yang bukan suami (dan bisa jadi yang mencium mikirin aneh-aneh. Astaghfirullah). Pakai saja yang non alcohol, lebih murah dan halal. ^^ Sekadar menutupi bau badan aja, jadi tidak perlu banyak-banyak. ^^

–    Olahraga. Ini ga main-main, loh. Aku yang biasanya sakit terus ini, disuruh olahraga oleh orang-orang terdekatku. Awalnya mau mati rasanya, tapi seminggu sekali (baru dua-tiga minggu, hehe) aku senam-senam di kos. Alhamdulillah, lumayan bermanfaat. Walaupun tidak sehebat kaum pemimpin, kita musti jaga kesehatan dan kebugaran kita biar ga pucat atau kelebihan lemak, kalau ga rajin olahraga racun di tubuh kita akan tetap tinggal. Sayang kan, tubuh cuma satu tapi ga dijaga. ^^ (menyindir diri sendiri)

–    Kalau yang ini aku kurang berani, tapi puasa itu bisa membantu kita mengontrol berat badan. Selain sunnah (wajib pada bulan Romaadhon), itu bisa membersihkan dan mengistirahatkan lambung kita, loh, dari makanan-makanan yang kita konsumsi sehari-harinya. Cuma karena aku punya maag aku hanya bisa ngomong dulu, doakan aku bisa sembuh. Hehe. Semangat-semangat! ^.^//

–    Berlemah lembutlah. ^^ ada haditsnya itu, tapi aku lupa-lupa ingat. Kita disunnahkan berlemah lembut. Tapi juga jangan berlembut ria seindah mawar di depan para pemuda. Itu kurang ahsan dan kelembutan sejati kita hanya diperuntukkan untuk ALLAH, orang tua dan keluarga, serta tentunya si suami nanti. ^^

–    Jangan manja. Apa lagi sama laki-laki yang bukan suami (“suami” lagi ^^’). Emang sih, para dara itu ditakdirkan berfisik lemah dan berperasaan halus, tapi bukan berarti kita di mana-mana kelihatan banget rapuhnya. Apa-apa dikeluhkan, jangan dikira itu menarik simpati atau “ngegemesin”, itu malah bisa menyebar fitnah, mengalihkan pandangan pria (yang belum bisa menjaga hatinya), lembut itu tidak sama dengan manja. (Sok-sok’an ngemeng padahal masih belajar, -.-)

–    Untuk penampilan, jangan gunakan celana (celana itu pakaian laki-laki ^^v), kenakan potongan yang seragam warna (sedikitnya ga terlalu beda warna), misalnya jangan kenakan jilbab merah cerah, baju ungu terong, eh roknya kuning garis-garis hijau. ^^’ Warna serasi itu insya ALLAH lebih mengesankan kerapihan muslimah. Kalau bisa jangan warna-warna terang juga, takutnya jadi pusat perhatian. Kalau aku sih sukanya yang lembut-lembut, ada  auranya, hehe. Eh, jangan lupa bermanset kalau lengan bajunya longgar (tangan aurat juga, kecuali telapaknya ^^b. Betapa berharganya wanita. ;)).

Kalau untuk kaum Adam, untuk yang ngerasa kurang PD, nih tipsnya—akhwat ga perlu baca—hehe (maaf juga Cuma dikit, ga banyak tau soalnya, hanya melihat ketampanan ayahku tercinta. ^^) :

–    Bagi yang merasa kurang tinggi, banyak-banyak lompat. Bukan bercanda loh, aku kenal beberapa orang yang suka melompat-lompat untuk menambah tinggi badannya. Bergelantungan juga, kalau sepupuku dulu suka gantung-gantung (kalau ga salah namanya “ring stock”) di ventilasi pintu. Insya ALLAH itu akan membantu. Katanya sih, perempuan suka laki-laki yang lebih tinggi dari dia. Katanya, setahuku.

–    Menurutku lagi, rambut rapih lebih bagus dari rambut duren atau rambut yang dikuncir. Juga pelihara janggut (rambut tipis di dagu itu). Selain itu disunnahkan, juga kelihatan wibawanya. Kayak Aa Gym. ^^ Cute dan subhanallah sekali menyejukkan. (Eh, mau tanya, ada ga ya laki-laki yang dagunya ga bisa ditumbuhi janggut?)

–    Jangan dikira muka kotor disukai. Rajin-rajin wudhu, insya ALLAH muka lebih bersih. Tapi tidak perlu pakai pembersih sebanyak yang digunakan perempuan. Karena itu akan menciptakan kesan jantan yang memudar. Setahuku juga. ^^’ Ga punya saudara laki-laki soalnya. Cuma melihat ayahku yang tampan. 😀

–    Hormatilah wanita. Ini serius loh, laki-laki yang tidak bisa membedakan bagaimana bergaul dengan perempuan dan laki-laki akan membuat kesan tidak “fahim”. Menurutku lagi, ya, pria yang menghormati wanita jauh lebih baik dari pria-pria cakep yang katanya banyak fans, termasuk actor-actor Korea. Menurutku, loh. Tapi “menghormati” di sini bukan “memanjakan” lawan jenis yang bukan istri, ya. Melainkan menghormati hijab dan kehormatan yang si perempuan jaga. Tapi ingat juga, jangan kasar. Itu ga disarankan dalam agama kita. jadi pintar-pintarnya kita, lah. ^^ Seperti ALLAH katakan, “Laki-laki (suami) itu adalah pelindung perempuan (istri)…” (Q.S. Annisa : 34)

–    Periha dan jagalah emosi. Aku pernah dengar manusia itu difitrahkan mempunyai sifat pemarah, terutama laki-laki. -.- Tapi ayahku nggak, kok. Jadi sebenarnya sesuatu yang kita “alasankan” sebagai “bawaan” itu, tidak begitu adanya. Perlahan bisa berubah, kok. Lihat saja Rasulullah, beliau begitu sabar dan lembut, bisa menempatkan diri kapan saatnya musti tegas. Kalau yang udah nikah juga, jangan sekali-kali asal memukul istri, ada etikanya, di surrah Annisa ayat 34. Aku juga kenal beberapa laki-laki atau pun perempuan yang subhanallah bisa berubah. 😉 Sekeren-kerennya seorang anak Adam, adalah yang baik hati dan bisa menahan amarahnya. Tips : Diamlah apabila marah. (hadits itu)

PS : ini cuma menurutku saja, ya. Hanya dari yang kuamati, kujalani, dan kupelajari. ^^ Sumbernya ayat ALLAH, sunnah Rasul, dan pengetahuanku. Tidak pake metode statistik apapun. Hehe.

Di atas semua itu, tujuan menjalankan tips-tips itu, tidak semata-mata kita ingin tampil beda, mengundang perhatian lawan jenis kita. Tapi untuk membantu kita lancar beribadah. Insya ALLAH. ^^b

Kurasa hal ini sangat penting untuk disampaikan, secantik-cantiknya, seindah-indahnya, atau setampan-tampannya yang kita harapkan, itu semua percuma jika ALLAH tidak ridho. Jauh dari semua yang kita mau, sejauh-jauh yang kita harap, tatalah hati dulu. Orang yang hatinya terjaga, insya ALLAH saudaraku, ALLAH akan menjaga diri dan martabatnya. Kalau tidak percaya ini ada hadits shahihnya :

“Sesungguhnya ALLAH tidak melihat bentuk-bentuk tubuhmu dan hartamu, akan tetapi ALLAH melihat hati-hatimu dan amal-amalmu.” (HR. Muslim)

Subhanallah, ya? Bergetar hati membacanya. Orang yang ALLAH meridhoinya, insya ALLAH apa pun kondisi fisiknya, orang itu akan sangat cantik atau lumayan tampan (yang tampan sekali lagi ayahku dan calon suamiku suatu saat nanti 😆 ). Nggak sih, sangat tampan, kok, ^^ di hadapan ALLAH.

Satu hal penting juga, menjadi cantik atau tampan, bukan memamerkan pesona yang dimiliki, tapi menghijabnya. Itulah perintah ALLAH. Apalagi dengan mengklepek-klepekkan hasrat dan nafsu (Astaghfirullah), contoh yang sangat memprihatinkan adalah saat tak ada batas antara laki-laki dan perempuan. Seenaknya saja main sentuh, main pegang tangan, main foto bareng, main lirik-lirikan dengan nafsu, atau bahkan sampai berzina fisik. Astaghfirullah. Semoga itu tidak terjadi pada, kita. Aamiin. Demi ALLAH yang Maha Penyayang, tidak ada kesan cantik pun tampan yang datang dengan melakukan hal-hal maksiat begitu, tidak ada satu manfaat apa pun yang kita peroleh jika kita berani melakukannya. Rasulullah tauladan kita, sangaat menjaga dirinya, beliau bersabda,

“Seandainya kepala seseorang ditusuk dengan jarum dari besi, itu lebih baik daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya” (Hadits Hasan Riwayat Thabrani dalam Al-Mu’jam Kabir 20/174/386)

“Rasulullah bersabda, ‘Sesungguhnya saya tidak berjabat tangan dengan wanita’.”. (HR.Tirmidzi)

Juga dari Aisyah ra., “Demi ALLAH, tangan Rasulullah saw tidak pernah menyentuh tangan wanita sama sekali meskipun dalam keadaan membai’at. Beliau tidak membai’at mereka kecuali dengan mengatakan : ‘Saya ba’iat kalian’.” (HR. Bukhori : 4891) -> Bai’at itu artinya janji.

“Lebih baik memegang bara api yang panas dari pada menyentuh wanita yang bukan mahram”. (Aku belum ketemu perowinya siapa. Haditsnya juga kurang hafal. ‘afwan.)

Wah, ALLAHuakbar, betapa Islam mengajarkan kita, etika bergaul yang sangat ahsan. Secara logika juga, apakah setiap suami (atau istri) siap, melihat kecantikan atau ketampanan pasangannya dinikmati oleh orang lain? Jagalah sampai saatnya tiba.

“Demi kuda perang yang lari kencang terengah-engah.” (Q.S. Al-‘Aadiyaat : 1)

Semoga bermanfaat. ^^b

13 thoughts on “[Renungan + Tips] Pingin Cantik? Pingin Tampan? Baca Ini Dulu

  1. berat banget tuh kayaknya… olah raga, lompat-lompat… hmmm

    tapi memang harus berusaha.. oh ya, kalau ngaji kan suaranya emang bagus ya, tapi kalau sehari-hariudah ditakdirkan nge bass gimana ya?

    • komennya bikin saya ketawa deh..

      oh, berat ya? uhm.. ya udah cari istri yang lebih pendek aja ^^v
      kalau ditakdirkan ngebass, ya.. gapapa kok, toh melembutkan suara, dalam artian apa2 yang kita bicarakan itu adalah yang baik2, bahasa kita menunjukkan keluhuran tutur kata kita gitu maksudnya ^^

    • hehe, iya ya..

      tp alhamdulillah sekali kalo bisa bertemu orang begitu dan menjadi begitu juga ya..
      semoga, Aamiiin…

  2. assalamualaikum wr, wb.
    fi, mw tny nih…
    skalian minta saran..
    bgmn cara ngilangin pikiran-pikiran negatif yang kdang muncul tiba2…??

    mkasih y..

    wassalamualaikum wr, wb

    • Wa’alaykumussalaamwrh..

      Alhamdulillah.. ad yang mempercayakan sebuah saran ke fi.. makaasih, ren.. 😉

      Gini, saudaraku..
      Berpikiran negatif itu, sudah mjd fitrah manusia..
      Kata yang umum kita kenal mungkin suuzon (kalau ga salah tangkap pertanyaan)..
      Kalau fi dulu emang susah sih, karna dah bawaan perfectionist, tp cara yang biasa fi gunakan :
      Doakanlah,, doakanlah keadaan apapun (atau siapa pun) yang menjadi objek pikiran negatif kita, ndy.. doakanlah yang baik akan terjadi, percayalah pada ALLAH..

      Bila pada keadaan (takut gagal), ingatlah istilah “ALLAH itu Maha Okay”, sekali kita mohon dan minta, ALLAH akan membantu..
      Bila pada seseorang (menebak2), ingatlah, hanya ALLAH yang berhak melihat dan menilai isi hati hamba-NYA, kita ga punya hak apapun untuk berpikiran ini itu akan apa yang orang lain lakukan, inget loh, sebagian prasangka itu adalah dosa, kan? ^^

      Ini ALLAH menekankan : “…Mereka berprasangka yang tidak benar terhadap Allah s.w.t., seperti sangkaan jahiliyah, mereka berkata: apakah ada bagi kita sesuatu (hak campur tangan) dalam urusan ini, katakanlah: sungguh urusan itu seluruhnya di Tangan Allah.…” (QS. Ali Imran, 154). -> Nyari dulu, hehe..

      Lebih dari semua itu, ndy..
      Serahkan semuanya pada ALLAH, kalau fi, rahasia fi : berlarilah menyambar ALquran bila hati terasa tak enak.. Insya ALLAH, hamba pilihan ALLAH akan merasa tenang hatinya dengan mengingat bahwa ALLAH selalu ada dan ga akan biarkan dia bersedih atau berpikiran yang tidak2..

      Semangat, akhiy ^^/

Terima kasih atas komentar antum. :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s