[Buku Safira] Senyum Halal Untukmu Cinta


بِسْمِاللّهِالرَّحْمَنِالرَّحِيْمِ

السَّلاَمُعَلَيْكُمْوَرَحْمَةُاللهِوَبَرَكَاتُهُ

Ali untuk Fatimah. :)

Ali untuk Fatimah. 🙂

Alhamdulilaah, telah terbit!

Sebuah buku motivasi Islam dan ruhaniah, judulnya “Senyum Halal Untukmu, Cinta..”. Buku Duet Perdana Safira Khansa (Nofriani) dan Conan Gaul (Siectio Dicko Pratama). Mari beli dan baca, Insha Allah tidak menyesal membacanya. 🙂

Lalu, apa isinya? Banyak..

Mau tips ketika jatuh cinta? Ada.

Mau tips (tidak) punya pacar? Ada dong.

Mau tips ketika patah hati? Ada juga.

Mau tips melamar perempuan? Ada, ada!

Atau, mau tips memilih jodoh? Tenang, ada kok.. 😉

So? Tunggu apa lagi? Silahkan tinggalkan komentar atau hubungi ana langsung di Facebook, untuk mendapatkan buku perdana ana dan rekan ana. 🙂

Hmm..

Sebenarnya sih, buku ini teruntuk bagiorang-orang seperti ana dan co-author ana, orang-orang yang single dengan harga diri, single dengan berat hati, maupun single sambil mencari. Biar single-nya suci, semata karena Ilahi.

Namun, antum yang sudah menikah, atau sedang pacaran, atau sedang jatuh cinta, atau malah masih SMA dan masih belum pernah merasakan VMJ (virus merah jambu), juga tidak akan rugi membacanya. Insha Allah. Toh, antum sudah banyak membaca tulisan-tulisan ana di blog kesayangan. Jadi, insha Allah hati akan tenang dan jiwa akan nyaman dibasuhi rintikan hidayah-Nya.

Ada hal-hal yang mungkin merupakan rahasia ana, yang antum tidak tahu, yang ana tuliskan di buku itu. Ada hal-hal yang mungkin belum pernah ana tuliskan, namun bisa antum baca di buku ini. 🙂 Alhamdulillaah, ana senang sekali karena buku pertama ana sudah terbit, walaupun belum berupa buku solo.

Doakan, ana segera menerbitkan buku solo, yang Insha Allah menjadi jejak-jejak ana jika kelak ruh ini berangkat dari tanahnya. Aamiin. Insha Allah..

Ini ada sedikit cuplikan manis di bagian akhir buku kami, untuk menarik perhatian antum 🙂

Tidak bisa dibantah, bahwa cinta yang hakiki antara seorang lelaki dan perempuan harus berakhir dengan pernikahan. Pernikahan yang syar’i, secara terang-terangan, bukan nikah sirri, bukan nikah paksa (baca: kawin lari) yang telah menipu banyak pemuda kita.

Pernikahan (yang benar) lah yang mampu menenangkan raga, melembutkan hati dan mendamaikan sukma. Masing-masing pasangan suami isteri akan memperoleh ketenteraman, sebagaimana yang difirmankan Allah Subhanahu Wata’ala:

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah, Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang…” (Q.S. ar-Ruum: 21)

Ya, Saudaraku, nantilah ia dengan sebaik-baik sabar, pasangan hidup pilihan Allah untuk kita. Setelah si dia datang, niscaya susah senang dijalani bersama. Ada rizki bahagia, tidak ada tetap bersabar. Ada anak bersyukur, belum ada tetap bahagia. Sedang rukun Alhamdulillah, sedang bertengkar segera damai.

Bila dulu memandang saja harus menunduk (alias tidak boleh “memandang”), maka kini (nanti kali, ya) siapa yang melarang? Mau otot-otot mata keluar saking senangnya melihat pun tidak masalah. Bila dulu sentuhan seujung kuku saja diharamkan, maka kini mau tangan kram karena kelamaan bergandengan tidak ada juga yang protes.

Bila dulu, bicara mesti diberat-beratkan dan seperlunya pula. Sedang wajah mesti dipaling-palingkan dalam jarak aman 100 senti. Maka kini mau wajah menempel berjam-jam dan bermanja-manja seperti anak kucing pun tidak ada pula yang marah. Tiada lagi hijab antara kita dengannya (“nya” siapa? Hehe). Senyum telah halal, tawa telah halal, sentuhan telah halal. Semuanya yang dulu Ia haramkan telah Ia halalkan.

Aah, rasanya berat berhenti menuliskan ini. Saya tidak merasa lelah bicara soal cinta dan kehalalannya. Begitulah hidup, tidak pernah mampu kita menebak rencana Allah, betapa manis dan menggigit, skenario rancangan Allah untuk para pejuang dakwah. Betapa renyah dan nikmat, mahligai cinta yang Allah hadiahkan untuk mereka yang mau bersabar, menanti ia yang halal untuknya.

Dan, betapa sejuk dan menenangkan, bait-bait mulia dalam kalam-Nya, menawarkan keindahan syurga yang dibangun atas keindahan cinta yang dijaga dalam-dalam sebelum musimnya sampai untuk berbunga..

“Ya Tuhan kami,

jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau

dan (jadikanlah) diantara anak cucu kami umat yang tunduk patuhkepadaEngkau…”

(Q.S. al-Baqarah: 128)

 

Itulah cinta, Saudaraku..

Jika cinta itu menulis, aku akan terus menulis hingga tanganku tak sanggup lagi merajut kata untuk-Mu, Cinta.. Kekasih hatiku, Allah ‘Azza Wajalla.

Sampaikanlah hati-hati kami menuju Pelabuhan Abadi-Mu,

pertemukanlah kami dalam Firdaus-Mu..

Ketir-ketir dinding hati ini menyebut nama-Mu yaa Allah..

Maha Suci Engkau Yang Menciptakan Cinta dan Tiap Hati yang Dipenuhi Cinta..

Jaga aku, jaga dia..

Kugenggam cintaku untuknya, dari jauh digenggamnya pula cintanya untukku.

Jagalah Genggaman cinta jarak jauh ini.. Genggaman yang sementara tak kentara.

Aamiin..

Ruangan LPSE, Badan Pusat Statistik

Jakarta, Jumat 28 Maret 2014

Dalam getar-getar menanti calon imamku

Di mana berada, tangan ini menanti genggammu

30 thoughts on “[Buku Safira] Senyum Halal Untukmu Cinta

  1. Assalaamu’alaykum warahmatullaah..
    Maasyaa Alaah mba, baarakallaahu fiek.. akhirnya ngeluarin buku uga ^^
    Salam kenal ya mba *eh walaupun sebenarnya dulu kita pernah bersua..hhi..
    Kalau mba berkenan, main-main ke blogku mba ^^

  2. Aslamualaikum,,,, mbk fie,
    Ni Wahyu, adekmu di SMANSA Curup. Apa kbrny? Udah lama bgt rasanya kita ga kontak. Hehehe…
    Setelah sekian lama, akhrny pny ksmpatan baca blog mbk lagi. Subhanallah,,, tercerahkan pikiran saya sdikit masalah cinta n jodoh. Hehe… mau beli bukunya mbk…

    • Wa’alaykumussalaam warahmatullaahi wabarakaatuh.
      Woah, Wahyu.. Apo kabar, Dek? Mba baik alhamdulillaah.
      Sudah lulus belum skrg?

      Alhamdulillaah. Boleh kalau mau beli, Dek 🙂

Terima kasih atas komentar antum. :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s