Penghargaan Ketiga, Empat, Lima, Enam,Tujuh, dan Delapan


Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalaamu’alaykumwrhwbr.

Subhanallaah Walhamdulillaah.. Aku bingung, bersyukur banget rasanya, dikasih penghargaan sama temen-temen yang baik hati. ^^ Tapi aku mohon maaf ya, baru sempat kurespon sekarang PR-PR nya.. >.< Ini aja disempet-sempetin. Duh sok sibuk banget deh aku, hehe..

Sebelum meluncur mau ucapin makasih dulu buat sobat blogger yang dah kasih awards ke aku ya. ^^

  • Pertama. Ayahnya Rengga. Katanya “Cerita Tak Bermutu”, tapi aku ga ngerasa gitu.. ^^’ Gaya menulis beliau sungguh menggigit, *ga kayak aku, hehe. Makasih pak awardnya, maaf baru sempet tak balas..
  • Kedua. Akhiy Akhmad. Mahabbah, duh, judulnyaaa.. ^^ Pernah kasih award ke ana, tapi ‘afwan telat ngerjain PR-nya. Syukron katsiron, ana masih harus banyak belajar.
  • Ketiga. Akhiy Masyhury. Catatan Masyhury-nya menampilkan namaku beberapa waktu lalu. Aku juga bingung kenapa aku dikasih award, tapi alhamdulillaah for everything. 🙂 Makasih ya teman.
  • Keempat. Dari Akhiy Ibnu. Dari Menebar Ukhuwah. ^^ Waduh syukron yaa. ‘afwan baru ana teruskan… Syukron atas tausiyah di blog antum..
  • Kelima, dari Oenoen, Jalan-jalan Dingin. Aku kurang ngerti maksud judulnya. Tapi aku suka, dari pada jalan-jalan panas. Hehe. ^^ Mohon yang bersangkutan memberi kejelasan, wkwkwk. Syukron.
  • Keenam. Ini nih bagian paling menyakitkan, cerita soal diriku, aku dah coba cerita di about, award yang pertama dan kedua. Tambah lagi dari PR dik Mitra nih.. #.# Sepuluh biji pula yang harus tak uraikan. Aku bingung, hehe. Mungkin teman-teman lebih pandai menilai aku, ya. Tapi tak coba ya, maaf juga kalau ada duplikasi dengan cerita-cerita sebelumnya. v^^

Uh yeah, these are 10 things about Nofriani, the only human owner after ALLAH of Merajut Kata. ^^

  • Usiaku hampir 20 tahun, 19 November nanti, insya ALLAH kalau masih hidup.
  • Namaku Nofriani (saja). Kata ayah karna aku lahir November.
  • Tidak suka jilbab yang tipis, tidak suka pula jilbab yang kecil.
  • Suka bahasa Jawa (tapi ga bisa bahasa Jawa).
  • Tinggal di Jakarta (kuliah), tapi asli dari Curup, Bengkulu, Sumatera.
  • Suka banget sama kegiatan munajat di depan lepi, bernama Menulis.
  • Suka yang manis.
  • Hobi Bahasa Inggris.
  • Nge-fans berat sama Rasulullaah. Terus sama Sumayyah, ‘Abdurrahman bin ‘Auf, serta Sa’ad bin Abi Waqqash. Sama seseorang, seperti seorang ayah, seorang ibu, seorang kakak, dan seorang-seorang lainnya.
  • Beberapa waktu ini sedang bahagia betul. Merasakan nikmat Islam dan sahabat sejati. Subhanallaah.

Udim eh segitu aja. Hehe. ga perlu pula data tentangku. Nah, sekarang kita meluncur ke award ya!

Jreng-jreng.. Penghargaan ini ditularkan kepadaaaa :

  • Akhiy Anang Nurcahyo. Blog Renungan Islam, sungguh kalau mau cari hidayah mampir deh ke sana, mantap-mantap tulisannya. ^^ Aku suka keliling-keliling di sana. Insya ALLAH saudaraku ga rugi mampir ke situ. Tapi ‘afwan orangnya sibuk. Jadi belakangan ga nulis lagi beliau.
  • Ukhtiiy Dina. Sahabatku, saudariku, teman seperjuangan di jurusan Komputasi Statistik, STIS. Selalu mendengar cerita-ceritaku. Selalu ada saat aku butuh. Cantik dan baik hati. Lembut dan murah senyum. Itulah dia, Addina Ainur Rosyida. At Quartilova. ^^
  • Mbak Dida. Blognya Dida-nya, ehm. Karna beliau orang Jakarta, hehe. Aku sebagai pendatang di Jakarta merasa ga gaul amat kalau mampir ke blognya mbak Dida. ^^’ Makasih mbak info-infonya.
  • Ukhtiy Sayyidahali. Beliau sungguh sangat memikatku kalau kubaca tulisan-tulisan islaminya di “Coretan SyahidahQurani”. Salam ukhuwah ukh, semoga ALLAH masukkan kita di jannah-Nya. Aamiin..
  • Ukhtiy Erna di “Mencoba Menembus Batas”. Pertama aku suka judulnya. Kedua kebetulan banget salah satu postingan terbaru beliau lagi cocok-cocoknya sama yang kualami. ^^
  • Mbak Dhilla. The Power of Words yang beliau suguhkan membuatku maksum. Blognya dah 4 tahuuun. Punyaku setahun aja belum. -.- Aku jadi berencana nge-blog sampai aku ga bisa lagi mengetik.. Subhanallaah. Tulisan memang bikin yang mati tetap “hidup”.
  • Akhiy Arief Rahman. Armanketigabelas. Yang buatku jatuhkan pilihan ke sini karna judul “tigabelas”-nya itu. Sesuatu yang dianggap sebagai “angka sial”, dengan berani beliau “menyatakan” tidak percaya khurafat. ^^d
  • Akhiy Choirul, aku setuju banget sama judulnya blog beliau “Miskin Tak Selalu Bodoh”, bisa kita biimplikasikan menjadi : “Kaya Tak Selalu Hebat” (sambung-sambungkan aja :D). Yang jelas menyindir umat yang gila harta. Ga ada gunanya harta banyak kalau ALLAH ga ridho. (Jadi dakwah, hehe)
  • Akhiy Marburi Sirampog. Bila “Marburi Punya Cerita”, maka aku juga mau cerita. Beliau ini rajin sekali berkunjung ke blog-blog sobat loh. Kalau aku mampir ke tempatnya, pasti dah rame aja komentarnya. Aku paling banter cuma 50-an. Kalau beliau bisa 100 biji jejak bloggernyaaa..
  • Akhiy Hilal Alfi di “Kurusetara”. Baik nama penanya ataupun nama blognya, aku ga ada yang pahaam. Dah tak cari di google arti “Hilal Alfi”, ga juga ngerti. Dah tanya orang ga juga hafal. Jadi mohon yang bersangkutan bantu jelasin. Hehe.
  • Pak Subakri di “Ayo Mendidik”. Tak banyak, lewat award ini aku turut meminta doa agar dik Fika yang sedang beliau perjuangkan nasib matanya bisa lekas operasi dan sembuh. Aamiin ya Robb..
  • Akhiy Misbakh di “Misbakhumunir”, temen yang paling GJ. Komentarnya suka ga nyambung. Hehe. tapi makasih ka, dah sering mampir. Blog yang sepi ini jadi rame.
  • Uda Riki. Orang Bengkulu yang menuliskan tintanya di “Silaturahim Kata”. Sainganku dulu nih, di kuis Cerpelai Persahabatan. Wkwkwk. Tapi beliau juara satu. Pantesaan, mantap abis deh ceritanya.. Aku masih newbie nih. Hehe.
  • Akhiy Basori. Nama penanya yang sangat sering manusia lupakan,”Akan Indah pada Waktunya”, judulnya sungguh subhanallaah. “Bismillaahirrohmaanirrahiiim“. Jazakumullaah.

Ada yang nyadar ga ya, awardnya kebanyakan (lebih dari jatah yang dik Mitra tugasin). Gapapa ya. ^^ Karna tumpukan sebelumnya jadi lembarannya pun banyak pula. Hehe.

Ayo semangat-semangat! ^^

Nih celoteh dikit :

Kita mungkin memang tak sehebat penulis Ayat-ayat Cinta, tak pula sekece penulis Rumah Tanpa Jendela. Tapi bisa menorehkan tinta, merangkai goresannya, merajut kata dan persaudaraan, sungguh sudah cukup kita labelkan diri ini pejuang berpedang tinta. Jihad di jalan ALLAH, amal yang paling dicintai-Nya setelah sholat pada waktunya dan berbakti pada ibu bapak.

Lihatlah, rumput-rumput kesedihan menjadi bunga-bunga syukur lepas membaca sesuatu bernoda pena. Hati yang dongkol menjadi pol lepas menonton rajutan kata. Kepala yang penat menghembuskan semangat menyala lepas tinta menyapa. Sungguh bahagia menjadi pelipur hati yang rapuh. Begitulah, saudaraku.. Menulis untuk Ilahii, ALLAHu Rohiiim, dan dengan izin-Nya sang pena menginspirasi mata yang membaca.

Janji surga dari ALLAH untuk mereka yang beramal dengan berbagi, menularkan semangat dan ilmu.. Indahnya menulis, seindah harapan menggerayangi hati penghuni sang bumi. Indahnya menulis, seindah harapan mati tapi tak jejaknya tak ikut menepi. Indahnya menulis, seindah harapan menapaki jalan-jalan syurga yang dijanjikan Ilahi Robbii, ALLAH Yang Menciptakan tangan ini.

“… Demi pena dan apa yang dituliskannya.” (QS. Al Qalam : 1)

Wah, mulai tuh puitisku kambuh. Hehe. Tuh gayaku nulis kalau ikut lomba. Hehe. doai ya, lagi masa nunggu lomba masuk 10 besar (dah masuk 30 besar). Hufh-hufh. Aamiin.

PS : Kalau ada salah nilai mohon maaf. Yang kena harga ditugasin bikin kayak aku juga, ya. ^^ Kalau ada yang ga mau dikasih award silahkan kasih tau dan aku akan cari penggantimu. Wkwkwk. Salam ukhuwah. ^^b

Anyway, syukron.. Kalian membuatku lebih baik… ^^

55 thoughts on “Penghargaan Ketiga, Empat, Lima, Enam,Tujuh, dan Delapan

  1. iye tuh fi, yang dikasih bingung awardnya bentuknya kayak apa, masak cuma dikasih award tanpa bentuk 😛

    mau tau tentang jalanjalandingin, mau tau, mau tau.., jamaaahhh oh jamaahh.. alhamdu..lillah heuheuheu…

  2. maaf, baru sempat mampir. udah lama juga diriku absen dari blogwalking. biasa, lagi ada urusan di luar, hehe…
    terima kasih apresiasinya.
    wah, ternyata kamu masih muda belia ya, fi. kudoakan semoga dirimu tetap teguh dalam iman, dan menjadi wanita salehah. luar, hehe…
    terima kasih apresiasinya.
    wah, ternyata kamu masih muda belia ya, fi. kudoakan semoga dirimu tetap teguh dalam iman, dan menjadi wanita salehah.

  3. Pingback: Dari Teman untuk Teman | coretan sayyidahqurani

  4. Barokalaufi awardikum… sungguh hebat pengaruh silaturahim ini,,, kita tidak takut terpusah jarak, ruang apalagi waktu… semoga semakin terjalin erat.,., nice post , syukron ukh^^

    • “awardikum”? hoho..
      na’am Aamiin, wa antum aidhon, barokallahufikum..

      iya bener, hanya terpisah dng jaringan internet..
      syukron? waduh ana yang musti syukron..
      syukron.. hhee..

Terima kasih atas komentar antum. :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s